Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2023

Rencana Bazar 2023

Gambar
1. Makanan yang akan di jual - Es Lumut - Rice bowl 2. Bahan  * Es Lumut 1. Nutrijell 2. Susu evaporasi 3. SKM 4. Es batu * Rice bowl  1. Beras  2. Timun   3. Selada  4. Ayam   5. Bumbu  3. Modal / Anggaran 290.000 4. Harga jual  -Es lumut 7k -Rice bowl 15k 5. Tugas anggota 1. Putri Antika s 2. Lisnawati 3. Rafa  Solehah Sabila 4. Kartini 5. Ditasya Dwi oktavia 6. Riyan  7. Ilham  8. Marcel 9. Syahdan  10. Salman  11. Heru  6. Lebel

Diskusi perencaan bazar

 Link YouTube ( https://youtu.be/BG66NLcjvlU?si=k028Qrxfanq8Tp4Z )

Refleksi : Diskusi Bazar

Pada saat pembuatan bazzar, kami mengalami beberapa kekurangan: yaitu bahan baku untuk pembuatan makanan yang kami gunakan kurang, sehingga kami terpaksa mengurangi porsi makanan yang harus kami buat, kekurangan ini berpengaruh pada keuntungan yang akan kami dapatkan setelah penjualan, dan ada juga kekurangan pada saat pengemasan makanan yaitu kemasan yang kami gunakan terlalu kecil dan kami juga lupa menyediakan kantong plastik.  Selain mempunyai kekurangan kami juga mempunyai kelebihan: yaitu dari segi harga makanan yang kami jual terbilang murah dan rasanya juga enak sehingga dagangan kami dapat dengan cepat habis terjual. Rencana untuk projek yang akan datang kami akan membuat rice bowl dan es lumut. Alasan kita membuat makanan ini: Karena menurut kami rice bowl adalah makanan berat yang paling simple dibuat begitupun dengan es lumut.

Kelangkaan makanan khas tradisional

Gambar
 Laporan Projek Topik : Kelangkaan Kuliner Khas Tradisional Penulis : Rafa Solehah Sabila Kelas : XD Sekolah : SMAN 1 SAGULING Waktu : Desember 2023 Abstrak Jawa Barat memiliki kekayaan kuliner yang beragam dan unik. Namun, beberapa kuliner khas Jawa Barat kini mulai langka. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain perubahan selera masyarakat, kurangnya pengetahuan generasi muda, dan sulitnya mendapatkan bahan baku. Tujuan Tujuan dari melestarikan makanan dan minuman tradisional adalah untuk memperkenalkan kembali kepada masyarakat. Metode Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik wawancara. Wawancara dilakukan kepada penjual kuliner khas Jawa Barat dan masyarakat umum. Sumber Sumber data dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Data primer diperoleh dari wawancara  Data sekunder diperoleh dari diartikel Implementasi mengikuti bazar Untuk mengimplementasikan upaya pelestarian kuliner khas Jawa Barat,kita...